belajar dan mengajar



TUGAS MANAJEMEN KELAS DI SD



OLEH :
TIARA MONALIZA
1620247



DOSEN PENGAMPU : YESSI RIFMASARI M.Pd


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN ADZKIA PADANG
2019/2020



A.    BELAJAR DAN MENGAJAR
1.      Belajar - Definisi:
a.       “Belajar adalah proses dimana perilaku (dalam arti yang lebih luas) berasal atau berubah
melalui latihan atau pelatihan ”± Kingsley dan R. Garry (1957)
b.      “Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam potensi perilaku yang terjadi sebagai akibatnya of the reinforced practice ”± Kimble (1961)
c.       “Belajar adalah perolehan perilaku baru atau penguatan atau pelemahan yang lama perilaku sebagai hasil dari pengalaman ”± Henry P. Smith (1962)
d.      “Istilah pembelajaran mencakup setiap modifikasi dalam perilaku untuk memenuhi Lingkungan persyaratan ”± Garder Murphy (1968)
Seorang anak mulai belajar bahkan di dalam rahim ibu dan itu melibatkan terus menerus pelatihan atau praktik untuk menghasilkan perubahan permanen dalam perilaku. Belajar tidak hanya membawa tentang perubahan perilaku yang ada dari individu tetapi juga memungkinkan individu untuk memperoleh perilaku baru. Perubahan itu terjadi melalui pengalaman dan pelatihan dengan belajar akan stabil dan abadi. Ini mempersiapkan individu untuk beradaptasi dan beradaptasi dengan lingkungan yang ada.
Belajar adalah proses yang menempati peran penting dalam membentuk struktur kepribadian dan perilaku kita. Ini mengembangkan perilaku yang diterima secara sosial dan juga ada kesempatan yang sama untuk membangun sisi negatif dari perilaku manusia. 

2.      Mengajar
Mengajar adalah bagian penting dari pendidikan. Fungsi khususnya adalah untuk memberikan pengetahuan, mengembangkan pemahaman dan memberikan keterampilan. Secara umum tidak termasuk penanaman nilai-nilai seperti kebenaran. Biasanya dikaitkan dengan menanamkan pengetahuan tiga R: membaca, menulis, dan berhitung yang mewakili berbagai mata pelajaran sekolah. Dalam mengajar ada batasan untuk pandangan kita menghilangkan sarana pendidikan yang lebih penting yang terlibat di sekolah sebagai komunitas sosial yang terorganisir secara sistematis, termasuk nadanya atau lingkungan moral umum, pemerintahan dan disiplinnya, dan hal itu sangat mempengaruhi kepribadian seorang guru. .
Definisi Pengajaran
a.       Mengajar adalah tugas seorang guru.
b.      Mengajar sebagai transfer ilmu dari guru ke murid.
c.       Mengajar sebagai fasilitasi murid oleh guru dalam seni belajar.
d.      Mengajar sebagai tindakan sosial untuk mempengaruhi siswa oleh guru.
e.       Mengajar sebagai melakukan apa saja yang dapat mengarah pada pembelajaran.

B.     PRINSIP BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
Proses Belajar Mengajar
Peran pembelajaran sangat penting dalam persiapan remaja dan pemuda untuk kewarganegaraan dalam masyarakat yang demokratis. Itu proses pembelajaran mewakili saluran melalui mana remaja berusaha keras untuk memperoleh kebiasaan, keterampilan, pengetahuan, sikap, nilai-nilai dan penghargaan, yang diperlukan untuk menjadi efektif partisipasi dalam demokrasi. Karena itu belajar menjadi suatu proses dimana perubahan dalam pola perilaku dihasilkan melalui pengalaman.
Belajar dibawa melalui pengajaran, proses mengajar adalah pengaturan lingkungan di mana siswa dapat berinteraksi dan belajar cara belajar. Proses belajar mengajar bertujuan untuk transmisi pengetahuan, keterampilan menanamkan dan pembentukan sikap, nilai dan perilaku. Pendidik telah mencoba untuk menganalisis proses pembelajaran dalam hal persyaratan individu dan masyarakat. Sekolah behavioris pendidik mengklasifikasikan proses belajar di bawah tiga domain yaitu, kognitif, afektif dan psikomotor. (Bloom (1956) Simpson (1968) dan Krathwhol (1964)).
Perkembangan seseorang dimungkinkan dengan mewujudkan tujuan diformulasikan berdasarkan pola perilaku yang diinginkan di Indonesia tiga domain. Mereka menunjukkan kalau strategi pembelajaran sesuai dipekerjakan, pengembangan individu cukup efisien untuk berkontribusi untuk pembangunan sosial dapat dimungkinkan melalui realisasi tujuan semaksimal mungkin.
Mengajar melibatkan pengaturan pengalaman belajar yang sesuai untuk siswa, dan untuk tujuan itu termasuk pemilihan dan pengurutan kegiatan atau jenis interaksi yang akan mengarah pada pembelajaran yang diharapkan.
Mengajar dimaksudkan untuk belajar, tanpa belajar adalah mengajar tidak lengkap. Belajar adalah sifat alami dan umum dalam setiap manusia.
Secara umum, makna tekstual pembelajaran adalah, 'menyadari''untuk menjadi sadar akan,' untuk mendapatkan dengan pengalaman 'dan' untuk berkomitmen ingatan'. Ini menunjukkan bahwa pembelajaran menghasilkan 'menyadari' menjadi menyadari, 'menghafal', itu juga merupakan hasil dari 'pengalaman'. Belajar sebagai konsep didefinisikan dengan baik; ini mengacu pada perubahan yang relatif permanen di Indonesia perilaku yang dihasilkan dari pengalaman. Pendidikan berhubungan dengan positif perubahan perilaku. Mengajar itu bertujuan dan mengarah ke yang diinginkan(diinginkan) belajar. Setiap guru menentukan target untuk siswa dan menetapkan arahan untuk memutuskan apa yang harus dilakukan untuk memungkinkan siswa untuk mencapai target ini. Target ini dianggap sebagai target pembelajaran, yang dipelajari siswa di akhir setiap pengajaran situasi. Istilah 'proses instruksional' dapat digunakan untuk menunjukkan situasi pengajaran dan target pembelajaran dapat dinyatakan sebagai tujuan dicapai melalui proses pembelajaran.

C.            KETERAMPILAN-KETERAMPILAN MENGAJAR
1.        Keahlian pertanyaan menyelidik
2.        ketrampilan menjelaskan
3.        ketrampilan membuka dan menutup pelajaran
4.        ketrampilan variasi stimulus
5.        keterampilan penguatan
6.        keterampilan manajemen kelas
7.        Keteampilam Membimbing Diskusi Kelompok Kecil 
8.        ketrampilan membimbing kelompok kecil dan perorangan
keterampilan ini disebut keterampilan inti karena penggunaannya yang luas dalam pengajaran di kelas
D.           TUJUAN KETERAMPILAN MENGAJAR
1.      Tujuan dari keterampilan dasar mengajar guru yaitu supaya guru atau tenaga pendidik dapat memahami  hakikat keterampilan dasar mengajar yang dapat dipratikkan di dalam kelas, mengidentifikasi jenis-jenis keterampilan dasar mengajar dan terampil menerapkan setiap jenis keterampilan dasar mengajar untuk meningkatkan kuaitas proses dan hasil pembelajaran.
2.      Tujuan yang lain yaitu untuk membekali tenaga pendidik beberapa keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran. Bagi calon tenaga pendidik hal ini akan memberi pengalaman mengajar yang nyata dan latihan sejumlah keterampilan dasar mengajar secara terpisah, sedangkan bagi calon tenaga pendidik hal ini dapat mengembangkan keterampilan dasar mengajarnya sebelum mereka melaksanakan tugas sebagai tenaga pendidik
1.             MACAM- MACAM KETERAMPILAN MENGAJAR
a.         Keahlian pertanyaan menyelidik
bertanya merupakan stimulus efektif yang mendorong kemampuan berpikir. Dalam proses belajar mengajar, bertanya memainkan peranan penting sebab pertanyaan yang tersusun dengan baik dan teknik pelontaran yang tepat akan memberikan dampak positif terhadap siswa
b.        ketrampilan menjelaskan
Keterampilan menjelaskan adalah penyajian informasi secara lisan yang diorganisasikan secara sistematik untuk menunjukkan adanya hubungan yang satu dengan yang lainnya.
c.       Keterampilan Membuka Dan Menutup Pelajaran 
Membuka pelajaran (set induction) ialah usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar untuk menciptakan prokondusi bagi siswa agar mental maupun perhatian terpusat pada apa yang akan dipelajarinya sehingga usaha tersebut akan memberikan efek yang positif terhadap kegiatan belajar. Sedangkan menutup pelajaran(closure) ialah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mengakhiri pelajaran atau kegiatan belajar mengajar. Usaha menutup pelajaran itu dimaksudkan untuk memberi gambaran menyeluruh tentang apa yang telah dipelajari oleh siswa, mengetahui tingkat pencapaian siswa dan tingkat keberhasilan guru dalam proses belajar-mengajar.
ketrampilan variasi stimulus
Variasi stimulus adalah suatu kegiatan guru dalam konteks proses interaksi belajar mengajar yang ditujukan untuk mengatasi kebosanan siswa sehingga, dalam situasi belajar mengajar, siswa senantiasa menunjukkan ketekunan, antusiasme, serta penuh partisipasi. 
d.        keterampilan penguatan
Penguatan (reinforcement) adalah segala bentuk respons, apakah bersifat verbal ataupun non verbal, yang merupakan bagian dari modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkah laku siswa, yang bertujuan memberikan informasi atau umpan balik (feed back) bagi si penerima atas perbuatannya sebagai suatu dorongan atau koreksi
e.         keterampilan manajemen kelas
Pengelolaan kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar
f.       Keteampilam Membimbing Diskusi Kelompok Kecil 
Diskusi kelompok adalah suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka yang informal dengan berbagai pengalaman atau informasi, pengambilan kesimpulan, atau pemecahan masalah
g.        Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil Dan Perorangan 
Secara fisik bentuk pengajaran ini ialah berjumlah terbatas, yaitu berkisar antara 3- 8 orang untuk kelompok kecil, dan seorang untuk perseorangan.Pengajaran kelompok kecil dan perseorangan memungkinkan guru memberikan perhatian terhadap setiap siswa serta terjadinya hubungan yang lebih akrab antara guru dan siswa maupun antara siswa dengan siswa.








































DAFTAR RUJUKAN

- Crawford, Alan. 2005. TEACHING AND LEARNING STRATEGIES FOR THETHINKING CLASSROOM. The International Debate Education AsAAssociatio

-  R.P.Pathak.2012.Teaching skill.Pearson Education.
-Sylvester J Balassi.1968.Focus On Teaching.New York. The Adyssey press.
-.2015.Learning and Teaching.Bharathidasan University.


Komentar

  1. Tukisan ini sangat membantu, untuk penulis semiga bisa menerapkan dan bagi saya juga, terimakasih min..

    BalasHapus
  2. Sebagai orang awam, Mengapa kita perlu mengetahui keterampilan mengajar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena keterampilan mengajar merupakan kemampuan atau keterampilan yang bersifat khusus yang harus dimiliki oleh guru, dosen agar dapat melaksanakan tugas mengajar secara efektif, efisien dan profesional. Dengan keterampilan dasar mengajar memberikan pengertian lebih dalam mengajar. Mengajar bukan hanya sekedar proses menyampaikan materi saja, tetapi menyangkut aspek yang lebih luas seperti pembinaan sikap, emosional, karakter, kebiasaan dan nilai-nilai.

      Hapus
  3. Terimakasih kak.. Tulisannya sangat membantu 👍

    BalasHapus
  4. mohon izin sedot,
    sangatlah membantu , untk tugas, Terimakasih

    BalasHapus
  5. Assalamualaikum. Kak kasih tips bagaimana memanajemen kelas agar siswa tetap nyaman dan pbm berjalan dengan baik ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumussalam
      1.Memahami teori pembelajaran
      2.Menguasai materi pembelajaran
      3.Gaya mengajar
      4.Gunakan metode mengajar
      5.Kesiapan siswa

      Hapus
  6. Karya tulis yang dibuat penulis sudah luar biasa, akan tetapu saya mau bertanya kepada penulis " apakah dalam suatu kelompok kecil tersebut siswa nya belajar semua, sedangkan selama ini kita temukan dalam belajar kelompok hanya satu individu saja yang menonjol dan mengerjakan tugas kelompok kecilnya dan bagaimana cara mengatasi hal tersebut?"

    BalasHapus

Posting Komentar