ringkasan materi kelompok 5


TUGAS MANAJEMEN KELAS DI SD
Ringkasan Pelaksanaan  Diskusi Panel Kelompok  5


OLEH :
TIARA MONALIZA
1620247



DOSEN PENGAMPU : YESSI RIFMASARI M.Pd



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
(STKIP) ADZKIA PADANG
2019



Kesimpulan diskusi kelompok 5

Dimana penulis dapatkan bahwasanya kita sebagai calon guru harus
Ada beberapa kebijakan penanganan masalah dalam kelas :
1.      Melakukan pendekatan terhadap siswa
Kita bisa melakukan pendekatan terhadap siswa di sekolah seprti melalui bimbingan dan konseling
2.      Pencarian data tentang masalah
Data dapat kita peroleh saat proses pembelajaran dan sebagainya.

3.      Melakukan konsultasi secara pribadi.
Bisa lakukan melalui konsultasi pribadi dengan siswa yang bermasalah tersebut, dan dengan catatan tidak diketahui oleh siswa yang lain agar tidak menimbulkan anggapan pada siswa yang lain tentang pendekatan pribadi yang kita lakukan pada siswa yang bermasalah tersebut.

Macam-macam permasalahan dalam manajemen kelas
1.      Masalah perorangan
a.       Pola aktif konstruktif yaitu pola tingkah laku yang ekstrim, ambisius untuk menjadi super star di kelasnya dan mempunyai daya usaha untuk membantu guru dengan penuh vitalitas dan sepenuh hati.
b.      Pola aktif destruktif yaitu pola tingkah laku yang diwujudkan dalam bentuk membuat banyolan, suka marah, kasar dan memberontak.
c.       Pola pasif konstruktif yaitu pola yang menunjuk kepada satu bentuk tingkah laku yang lamban dengan maksud supaya selalu dibantu dan mengharapkan perhatian.
d.      Pola pasif destruktif yaitu pola tingkah laku yang menunjuk kemalasan (sifat pemalas) dan keras kepala.
2.      Masalah kelompok
a.       Kelas kurang kohesif, karena alasan jenis kelamin, suku, tingkah laku sosioekonomi dan sebagainya.
b.      Kelas mereaksi negatif terhadap salah seorang anggotanya, misalnya mengejek teman kelasnya yang menyanyi dengan suara sumbang.
c.       Penyimpangan dari norma-norma tingkah laku yang telah disepakati sebelumnya, misalnya sengaja berbicara keras-keras di runga baca perpustakaan.
d.      Membesarkan hati anggota kelas yang justru melanggar norma kelompok, misalnya pemberian semangat kepada badut kelas.
e.       Kelompok cenderung mudah dialihkan perhatiannya dari tugas yang tengah digarap.
f.       Semangat kerja rendah , misalnya semacam aksi protes kepada guru karena menganggap tugas yang diberikan kurang adil.
g.      Kelas kurang menyesuaikan diri dengan keadaan baru, seperti perubahan jadwal, atau guru kelas terpaksa diganti sementara oleh guru yang lain
Solusi dalam mengatasi masalah
1.      Mengenal secara tepat berbagai masalah pengelolaan kelas baik bersikap perorangan maupun kelompok
2.      Memahami pendekatan yang cocok dan yang kurang cocok untuk jenis masalah tertentu.
Pengelolaan kelas merupakan kegiatan atau tindakan guru dalam rangka penyediaan kondisi yang optimal agar proses belajar mengajar berlangsung efektif. Tindakan tersebut dapat berupa tindakan yang bersifat pencegahan dan atau tindakan yang bersifat korektif. Tindakan yang bersifat pencegahan (preventif) yaitu dengan jalan menyediakan kondisi baik fisik maupun kondisi sosio emosional sehingga terasa benar oleh siswa rasa kenyamanan dan keamanan untuk belajar. Sedangkan tindakan yang bersifat korektif merupakan tindakan terhadap tingkah laku yang menyimpang dan merusak kondisi optimal bagi proses belajar mengajar yang sedang berlangsung. Tindakan yang bersifat korektif terbagi dua , yaitu tindakan yang seharusnya segera diambil guru pada saat terjadi gangguan (dimensi tindakan) dan penyembuhan (kuratif) terhadap tingkah laku yang menyimpang yang terlanjur terjadi agar penyimpangan tersebut tidak berlarut-larut.

Komentar

Posting Komentar