KESIMPULAN MATERI 1 DAN 2


TUGAS MANAJEMEN KELAS DI SD



OLEH :
TIARA MONALIZA
1620247



DOSEN PENGAMPU : YESSI RIFMASARI M.Pd


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN ADZKIA PADANG
2019/2020



KESIMPULAN

Pengertian Manajemen Kelas
1.      Menurut M Entang
Manajemen kelas merupakan berbagai jenis kegiatan yang sengaja dilakukan oleh guru  dengan tujuan menciptakan kondisi yang optimal bagi terjadinya PBM.
2.      Ppt ibuk
Manajemen kelas adalah kemampuan guru mengelola kelas untuk mencapai tujuan pembelajaran
3.      Manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi  siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan ( dirjen PUOD dan dirjen dikdasmen:1996).
Jadi dapat disimpulkan manajemen kelas adalah suatu usaha yang dilakukan oleh seorang guru agar kondisi belajar dan mengajar menjadi menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran yang dirancang oleh guru akan tercapai semaksimal mungkin.
            Seperti diketahui dalam ruang lingkup dari manajemen kelas terdapat diantaranya :
1.      Kurikulum  menyangkut dalam hal ini ialah RPP dimana RPP  ini merupakan suatu pedoman guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, cara guru mengambil nilai untuk siswa.
2.      Peserta didik dimana yang dimanajemenkan diantaranya ialah pengaturan tempat duduk  misalnya saja ada siswa yang ABK di kelas kita mengajar maka anak tersebut harus kita istimewakan, anak yang pintar dengan tidak terlalu pintar, sehingga akan terjadi tutor sebaya, dan pengaturan tempat dudukpun akan sangat berpengaruh bagi kelas yang kita ajarkan.
Namun kita sebagai calon guru harus mempunyai kemampuan dalam mengelola kelas seperti kemampuan pedagogik, profesional ,sosial, personal. Jika salah satu kemampuan tersebut  tidak ada pada diri kita , kita akan kualahan sendiri dalam belajar, dan suasana belajar menjadi kurang kondusif.
Nah untuk itu kita juga harus mampu untuk melaksanakan keterampilan dasar  mengajar mulai dari keterampilan, membuka-menutup pembelajaran. Lalu apa yang terjadi jika salah satu keterrampilan tersebut tidak diterapkan pada proses pembelajaran ?  misalnya saja didalam pembelajaran kita tidak menggunakan keterampilan variasi, apakah siswa akan tetap sama kondisi diawal –akhir  tentu tidak karena siswa  bosan seperti itu  terus anak juga butuh refresing otaknya dengan  tidak memporsir pikirannya kepelajaran saja, ada kalanya kita selingi dengan ice breaking. Sehingga anak tidak merasa jenuh dan selalu senang belajar dengan kita.
Disamping hal tersebut  kita sebagai calon guru juga mempunyai peranan penting yakni sesuai UU No 14 tahun 2005 yaitu mendidik , mengajar, membimbing, mengarahkan , melatih, menilai, dan mengevaluasi.
Karena kita sebagai calon guru ada tanggung jawabnya  maka apa yang disampaikan kepada siswa harus ada bukti kebenarannya . contohnya dalam pembelajaran matematika materi penjumlahan pecahan.
            Maka kita harus membuktikan kepada siswa kalau pecahan diatas jika dijumlahkan hasilnya 5/6, namun harus kita kuatkan dengan media supaya terbukti kebenarannya.










DAFTAR RUJUKAN

Dirjen PUOD dan Dirjen Dikdasmen. (1996). Pengelolaan Kelas, Seri Peningkatan Mutu 2. Jakarta : Depdagri dan Depdikbud.
Moh. Uzer Usman.2002.Menjadi Guru Profesional .Bandung: Remaja Rosdakarya.
M. Entang, T raka Joni an Prayitno. (1985). Pengelolaan Kelas, Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.Jakarta: Dirjen Dikti Depdikbud


Komentar

Posting Komentar